Suzuki Smash 2005 (Tangerang) Namaku Sumaha X-1
Sebagai pedege (pedangang) variasi, Benny Wijaya mesti mengup-date info soal komponen anyar yang lagi in. Sebab, kalau tidak, niscaya doi bakal terus ketinggalan. Awas jangan sampai ketinggalan kereta. Wah, ngawur!

“Makanya, saya berlangganan majalah luar. Khususnya dari Thailand. Mau nggak mau, untuk motor cc kecil, negeri Gajah Putih itu jadi kiblat. Banyak order variasi berasal dari negeri itu,” jelas punggawa Utama Motor itu.

Pilihan jatuh ke bebek Yamaha X-1. “Sporty juga minimalis. Makanya saya kasih nama Sumaha X-1 alias Suzuki Yamaha X-1,” ungkap pria yang beralamat di Jl. Raden Saleh, No.6, Karang Tengah, Ciledug, Tangerang.
Mencangkok bodi X-1 ke Smash tidaklah terlalu sulit. “Tetap ada beberapa tambahan. Sebab, dudukan beda. Untuk bodi depan dan tengah, perlu menambah braket yang dipasang di blok mesin kiri-kanan. Spidometer juga mesti diganti bawaan X-1, begitu juga lampu belakang,” jelas pria berambut lurus ini.
Tampilan sporty makin lengkap dengan aplikasi pelek casting wheel alias palang. “Tanggung modif, jadi sekalian saja pakai rem cakram depan-belakang,” jelas Benny sejelas-jelasnya.
Peranti ciet belakang juga sudah pakai dobel cakram. Tapi yang kiri kok nggak ada kaliper? “Ini cuma variasi,” aku Benny.
Weeeh!
|
DATA MODIFIKASI |
|
Ban depan |
: Mizzle 80/80-17 |
|
Ban belakang |
: Mizzle 90/80-17 |
|
Pelek depan-belakang |
: Yoshi |
|
Sok belakang |
: Gazi |
|
Cakram depan |
: Yamaha TZM |
|
Lengan ayun |
: Standar, krom |