|
Ubahan
terlalu ekstrem bikin orang sulit nebak. Dari basis motor apa ya? Nah, alasan
ini juga yang dipakai Wahidin sebelum mendandani Suzuki Spin 125 miliknya.
“Modifikasi cukup sederhana. Selain biaya nggak bengkak, ini juga buat
istri sendiri,” ujar pemilik workshop Anggrek Hetro Custom Cycle di
Petukangan Utara, Jakarta Barat.

Maka itu, tampilan skuter bebek pabrikan berlambang ‘S’ ini kelihatan
minimalis. Meski begitu, Wahidin pun tetap ingin besutan bekas pacarnya tampil
lebih manis. Akhirnya dicetuskan, ubah penampilan lewat permainan warna dan
airbrush realis serta grafis. Terutama, paduan kelir gliter.

Walau warna yang digunakan berbeda antar tiap bagian, tapi dasarnya tetap satu.
Yaitu, gliter silver. Nantinya, bagian yang ingin diberi warna lain, baru
disemprot lewat spraygun.

Pakai
metode ini, hasilnya pun lebih kinclong. Itu disebabkan permukaan
gliter lebih rapat. Mirip kamera digital. “Makin besar kapasitasnya, foto pun
enggak gampang pecah kalau dibesarkan,” bilang suami sekaligus ayah dua anak
dari perempuan bernama Ety, ini.
Seperti yang sudah dibilang, paduan realis dan grafis juga dipancarkan skubek
roda diameter 17 inci ini. Realisnya, diwakilkan gambar anggrek yang melekat di
sekujur bodi. Sedang grafis, bisa dilihat mulai dari sepatbor depan hingga
buritan.
Terakhir, biar terlihat lebih manis lagi. Pembalut, ups, maksudnya kain pelapis
jok, diganti baru. Warna kalem dan centil pun digabungkan. Apalagi kalau bukan
biru dan pink. Ih..., nggak kuat.
|
Data
modifikasi
|
|
Ban depan/belakang
|
Comet 60/90X17
|
|
Pelek
|
Shakira
|
|
Cakram depan
|
X Flame, Kitaco
|
|
Cakram belakang
|
Posh, Brembo 4 piston
|
|
Sok
depan
|
Upside
down Gaz’i
|
|
Sok
belakang
|
Gaz’i Hip Up
|
|
Telepon modifikator
|
Anggrek Hetro Cycle (021) 68540111
|
|
Telepon airbrusher
|
FIM Paint & Brush
(021) 93178371
|
|